Earn $$ with WidgetBucks!

Welcome to PR-Sekolah

Posted by PR-Sekolah On February 2009

Selamat datang di PR-Sekolah - Solusi Pas Pelajar Cerdas.Kalian bisa mendapatkan Artikel, Animasi, Software hingga Berita Pendidikan disini khusus buat kamu.Ada juga Rubrik Techno, Dunia Islam, juga Hiburan.Special for you by PR-Sekolah !

PR-Sekolah Logo

Kumpulan Animasi Pelajaran

Posted by PR-Sekolah On February 2009

Disini kalian bisa mendownload animasi dan software untuk kegiatan belajar dan mengajar secara cuma-cuma. Animasi disini dibuat oleh Pustekkom maupun oleh pembuat yang lainnya. Software pendidikan ini meliputi software untuk pelajaran IPA (Kimia, Fisika, Biologi) dan Matematika.

PR-Sekolah Logo

Berita Pendidikan Up-to-Date

Posted by PR-Sekolah On February 2009

Kalian bisa mengetahui tentang kabar terkini dari dunia pendidikan di Indonesia, mulai dari berita untuk siswa hingga para guru yang dihimpun dari pewarta berita terkemuka. Jangan sampai kalian tidak mengetahui dunia pendidikan negeri sendiri ya!

PR-Sekolah Logo

Request Tugas dan Keinginan Kalian

Posted by PR-Sekolah On February 2009

Kalan bisa merequest tugas dan keinginan disini yang masih meliputi tentang pendidikan, pelajaran, artikel dan teknologi. Sebisa dan secepat mungkin PRSekolah akan memproses dan menayangkan request kalian, para pelajar cerdas !

PR-Sekolah Logo

Masuklah ke Gelombang Konsentrasi Otak

Posted by PR-Sekolah On February 2009

Dengarkan Music Meditation yang berada di sebelah kanan dan relaksasikan diri kalian untuk dapat meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan untuk belajar. Belajarlah dengan Cerdas, bukan dengan Keras. Belajarlah dengan Cermat, bukan dengan Giat!

PR-Sekolah Logo
CO.CC:Free Domain
Showing posts with label SMP Lainnya. Show all posts
Showing posts with label SMP Lainnya. Show all posts

RACUN DALAM ASAP ROKOK

MEROKOK MEMBAWA PENYAKIT

Tembakau merupakan faktor risiko untuk sekurang-kurangnya 25 jenis penyakit

1. KANKER pundi kencing
2. KANKER perut
3. KANKER usus dan rahim
4. KANKER mulut
5. KANKER Esofagus
6. KANKER tekak
7. KANKER pankrias
8. KANKER payudara
9. KANKER paru-paru
10. Penyakit saluran pernafasan kronik
11. Strok
12. Kereputan tulang (osteoporosis)
13. Penyakit jantung
14. Kemandulan
15. Putus haid awal
16. Melahirkan bayi yang cacat
17. Keguguran bayi
18. Mati pucuk
19. Bronkitis
20. Batuk
21. Penyakit ulser peptik
22. Emfisima
23. Otot lemah
24. Penyakit gusi
25. Kerusakan mata

MEROKOK SECARA PASIF

Walaupun anda tidak merokok, anda masih boleh menyedut asap rokok daripada perokok. Ini dipanggil merokok secara pasif ('passive smoking').

Berbanding dengan asap aliran ('mainstream smoke'), asap aliran sisi yang keluar dari puntung rokok ('mainstream smoke') mengandungi :

* 2 kali lebih banyak nikotin
* 5 kali lebih banyak karbon monoksida
* 50 kali lebih banyak kimia yang menyebabkan barah
* 3 kali lebih banyak tar

DAMPAK MEROKOK SECARA PASIF

* Meningkatkan risiko KANKER paru-paru dan penyakit jantung
* Masalah pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronkitis
* Sakit atau pedih mata
* Bersin dan batuk-batuk
* Sakit kerongkong
* Sakit kepala

PEROKOK PASIF DAN RISIKO PENYAKIT

Dibandingkan dengan yang tidak terdedah dengan asap rokok pasif, perokok pasif mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk mengidap pelbagai jenis penyakit

* Penyakit jantung - 30%
* KANKER - 25%

DAMPAK ASAP ROKOK PASIF KEPADA IBU HAMIL DAN JANIN YANG DIKANDUNG

* Keguguran janin
* Tumbesaran janin terencat - 30% lebih tinggi
* Kematian janin dalam kandungan
* Pendarahan dari uri (abruption placenta)
* Kurang berat badan - 20 hingga 30%

KESAN ASAP ROKOK PASIF KEPADA BAYI

* Masalah dan penyakit pernafasan
* Perkembangan kecerdasan otot terjejas
* Jangkitan telinga
* Leukeamia
* KANKER otak 22%
* Lelah - meningkat simptom lelah
* Sindrom kematian secara mengejut



KANKER PARU-PARU

MENGENAI KANKER

Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita KANKER, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena KANKER. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap KANKER. Jadual berikut memaparkan jumlah pengidap KANKER di US tahun 1993.


Jumlah
Penderita

Jumlah
Kematian

Persen Kematian
dari Seluruh Kanser

Paru-Paru

170 000

149 000

28%

Usus Besar

152 000

57 000

11%

Payudara

183 000

46 300

9%

Leukemia

93 000

50 000

9%

Prostat

165 000

35 000

7%



KANKER pembunuh terbesar, iaitu KANKER paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat KANKER. Namun sesungguhnya KANKER paru-parulah yang paling mudah dicegah. Penyelidikan dalam beberapa dekad menunjukkan bahawa satu-satunya penyebab utama KANKER paru-paru adalah asap rokok.

KARSINOGEN

Zat-zat karsinogen (pemicu KANKER) yang terkandung pada rokok adalah:

* vinyl chloride
* benzo (a) pyrenes
* nitroso-nor-nicotine

Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu KANKER paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.

DAMPAK KANKER PARU-PARU
Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya KANKER, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan KANKER mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bahagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis
Selengkapnya...

Contoh Teks Pidato

Posted by Wahyu Putra On 8:11 PM 0 comments

Ini adalah sebuah contoh naskah pidato mengenai hari perayaan kelulusan siswa Kelas VI.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat siang untuk semuanya.

Bapak Kepala Sekolah yang saya hormati, Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, Para orang tua murid Kelas VI yang saya hormati, Teman-Teman yang saya cintai.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini. Hari ini, kita berkumpul dalam rangka hari perpisahan sekaligus hari perayaan kelulusan siswa Kelas VI.

Guru-Guru dan Teman-Teman, sungguh tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Sudah enam tahun kami belajar dan menimba ilmu di sekolah ini. Begitu banyak pelajaran dan pengetahuan yang kami dapatkan. Semuanya itu sangat berguna bagi kami.

Kini, akhirnya hari kelulusan itu tiba. Setelah enam tahun kami banyak belajar dari Bapak dan Ibu Guru, saya selaku perwakilan teman-teman Kelas VI mengucapkan terima kasih untuk guru-guru kami tercinta. Semua pelajaran dan nasihat yang kami dapatkan akan selalu kami ingat.

Kami juga menyampaikan permintaan maaf atas semua kesalahan dan kenakalan yang pernah kami perbuat selama kami bersekolah di sini. Kenanglah kami semua sebagai siswa-siswi yang pernah Bapak dan Ibu ajar.

Tidak lupa kami sampaikan juga terima kasih kepada orangtua kami tercinta yang juga hadir pada kesempatan ini. Para orang tua yang selalu memberikan kasih sayang dan dorongannya kepada kami hingga kami dapat lulus dan merayakannya pada hari ini.

Untuk Teman-Teman, semua peristiwa yang kita alami di sekolah ini, senang, sedih, dan bahagia akan selalu mengingatkan kita pada sekolah tercinta ini. Setelah lulus, hendaknya kita selalu terdorong untuk tetap rajin belajar untuk mencapai cita-cita.

Akhir kata, saya sebagai perwakilan teman-teman Kelas VI ingin mengucapkan selamat tinggal pada sekolah kami tercinta. Kami akan selalu mengingat sekolah ini. Sekian dari kami Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selengkapnya...

Memahami Bacaan Esai

Posted by Wahyu Putra On 7:52 PM 0 comments

Proses yang bagus ini dapat diterapkan untuk membaca buku, bab dalam buku, artikel dan lainnya yang berhubungan dengan membaca.

Apa Judulnya?

Apa yang dapat ditangkap dari judulnya mengenai isi esainya?
Apa yang telah kamu ketahui tentang topiknya?
Apa yang kamu harapkan dari esai ini - apalagi setelah diketahui kapan ditulis dan siapa
penulisnya? (lihat poin pertanyaan berikut)

Kapan Esai Ditulis?

Apakah kamu mengetahui sesuatu hal sehubungan dengan literatur historis topik tersebut pada saat esai ditulis?
Bila ya, apa yang kamu harapkan dari esai ini?

Siapa Penulisnya?
Apa yang kamu harapkan darinya pada esai ini?

Apa yang menjadi kepercayaan atau organisasi penulis?
Apa yang menjadi prasangka penulis?
Apakah kamu mengetahui karya-karya lain penulis yang sehubungan dengan topik esai
tersebut?

Baca esainya, tandai informasi yang penting bagimu.
Ketika teks yang kamu baca memberikan informasi penting, tandai dan beri catatan:

Apa sebenarnya topiknya?
Bagaimana topik tersebut berhubungan dengan judul?
Apa poin-poin utamanya - kalimat pokoknya?
Bukti-bukti apa yang diberikan penulis untuk mendukung kalimat-kalimat pokok?

Informasi faktual apa yang ingin kamu simpan?

Apakah dalam esai terdapat deskripsi yang bagus tentang sesuatu yang kamu ketahui, atau tidak ketahui, di mana kamu ingin selalu mengingat lokasinya? Bila ya, tandailah. Bila untuk penelitian, buatlah catatan riset pada deskripsi tersebut.

Apakah penulis mengutip beberapa sumber yang ingin kamu simpan untuk referensi di masa mendatang? Bila ya, tandailah. Bila untuk penelitian, buatlah daftar pustaka, tidak peduli sekarang atau nanti kamu melakukan review artikel dari kutipan tersebut.

Setelah selesai membaca esai, pikirkan:

Apa yang telah kamu pelajari?
Bagaimana esai ini berhubungan dengan apa yang telah kamu ketahui?
Apakah kamu telah mendapatkan argumen yang mendukung esai tersebut?
Seandainya kamu tahu tentang topik esai, apakah kamu berpendapat bahwa poin-poin
utamanya sudah tepat walaupun argumennya kurang meyakinkan?
Apakah kamu dapat memikirkan informasi yang membuatmu ragu terhadap poin-poin utamanya
walaupun argumennya sangat meyakinkan?
Bagaimana esai ini berhubungan dengan artikel atau esai lain yang telah kamu baca bila dilihat
dari literatur historisnya?Artikel ini sebenarnya ditujukan untuk mahasiswa Amerika Serikat karena lingkungan kelas yang digunakan adalah kelas-kelas sekolah di Amerika. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan beberapa tips yang akan dicantumkan dalam artikel tersebut bermanfaat bagi para mahasiswa Indonesia.

Dibandingkan dengan kelas-kelas di negara lain, kelas di Amerika Serikat cenderung lebih informal. Namun, ada beberapa aturan dasar yang sebaiknya dilakukan oleh para mahasiswa:

Sebelum kelas

  • Kerjakan PR-mu!
    Bacalah dengan kritis, dan bentuk sendiri pendapatmu.
  • Review catatanmu.
    Catatan yang digunakan adalah catatan dari pelajaran sebelumnya dan pelajaran hari ini.
  • Bicarakan dengan dosenmu bila kamu mengalami kesulitan belajar
  • Fokuskan pada tugas sebelum kelas
    Luangkan waktu sebentar untuk mengumpulkan ide-ide pikiran dan persiapkan dirimu untuk topik pembicaraan hari ini.
  • Tulis pertanyaan atau sanggahan yang muncul dalam pikiran pada bagian atas kertas catatanmu yang berguna untuk:
    • persiapan untuk tes yang akan datang,
    • pemahaman konsep tertentu,
    • mendapatkan dasar pengertian suatu topik,
    • pemahaman atau review bacaan topik.

Dalam Kelas

  • Datanglah tepat waktu.
    Dosen tidak menyukai mahasiswa yang datang terlambat.
  • Tempatkan diri kamu dalam kelas agar dapat memfokuskan diri pada topik hari ini.
    Cari posisi yang bagus untuk:
    • mendengarkan,
    • bertanya,
    • melihat materi yang dipresentasikan,
    • diskusi - tidak hanya dengan dosen, tapi juga dengan teman kelas.
  • Hindari gangguan yang mungkin akan membuyarkan konsentrasimu (melamun, melihat-lihat sekeliling kelas, bicara dengan teman, tukar-menukar "bahasa tulis", tidur-tiduran).
  • Evaluasi ketika mendengar:
    • putuskan mana yang penting dan sebaiknya dicatat dalam buku dan mana yang tidak.
    • Dengarkan selama beberapa waktu dulu sampai kamu yakin mengerti tentang apa yang dikatakan sebelum mencatat.
    • Mintalah penjelasan lebih lanjut bila bingung atau tidak mengerti (tapi bertanyalah ketika dosen sedang berhenti berbicara).
  • Review tujuanmu untuk pelajaran hari ini selama kelas berlangsung:
    • Apakah tujuanmu berhubungan dengan penjelasan pembukaan dari dosen?
    • Apakah pelajaran yang berlangsung menyimpang dari tujuan semula, tujuanmu atau tujuan dosen?
  • Tuliskan daftar yang patut kamu kerjakan, termasuk:
    • tugas-tugas,
    • review konsep sulit,
    • bergabung dengan kelompok belajar,
    • membuat temu janji dengan teman belajar, asisten atau dosen.
      Salah satu sumber yang sering dicari adalah teman sekelas yang dianggap mampu menyerap dan mengerti pelajaran hari ini. Mintalah bantuan padanya bila dirasa tidak menganggu.

Secara periodik, tanyalah pada dirimu sendiri apakah pelajaran yang kamu dapatkan sesuai dengan tujuanmu.
Bila kamu merasa tidak puas dengan sebuah kelas atau sebuah mata kuliah pada umumnya, buatlah temu janji dengan dosenmu dan bicarakan harapan-harapanmu.

Selengkapnya...

Panduan / Cara Membuat Makalah

Posted by Wahyu Putra On 6:23 PM 0 comments

Secara struktural makalah yg umum biasanya tersusun atas:

1. Kata Pengantar : berisi kata2 harapan penulis, ucapan trimakasih, dll dari penulis

2. Daftar isi (jelas)

3. Pendahuluan : latar belakang pembuatan tugas, tujuan dan manfaat yg diinginkan

4. Landasan teori : kutipan teori2 yg mendasari makalah, biasa lgs dikutip dari buku diktat

5. Pembahasan : inti makalah yg ingin lo bahas masukan di bab ini

6. Kesimpulan : pendek kata dari pembahasan masukin sini

7. Daftar Pustaka : sumber2 yg anda pakai

Dan untuk tahap awal yaitu :

Memilih Topik

Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap untuk menuju langkah berikutnya.

Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai contoh, bila topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.

Tentukan Tujuan

Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu? Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.

Tuliskan Minat Anda

Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di kepala.

Evaluasi Potensial Topik

Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan. Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.

Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.

Membuat Outline

Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang terorganisir.

  • Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas
  • Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya
  • Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:
  • Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik
  • Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca
  • Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut

Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi yang mendukung ide utama.

Menuliskan Tesis

Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:

Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia

Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.

Menuliskan Tubuh Esai

Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.

Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:

Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: “Pemberantasan korupsi di Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama”

Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.

Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi

Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf. Selengkapnya...

Membedakan Adjective & Adverb

Posted by Wahyu Putra On 9:48 PM 0 comments

Ada beberapa adverb yang bentuknya sama seperti adjective, seperti hard, fast, dan late. Lantas bagaimanakah cara membedakan jenis kata tersebut dalam kalimat?

Caranya mudah saja. Jika kata tersebut berfungsi menjelaskan nomina, maka kata tersebut berfungsi sebagai adjective. Dan jika kata tersebut menjelaskan verba, maka ia berfungsi sebagai adverb.

Perhatikanlah contoh kalimat di bawah ini!
a. He is a hard worker.
b. He works hard.

Kata hard pada contoh a berfungsi sebagai adjective. Mengapa? Karena ia berfungsi menjelaskan nomina worker. Sedangkan pada contoh b, kata hard berfungsi sebagai adverb yang menjelaskan verba work.

Sekarang bisakah Anda membedakan fungsi kata fast dan late pada contoh-contoh di bawah ini?
a. That is a fast train.
b. Budi runs very fast.

a. Donny is a late sleeper.
b. Tommy always comes late. Selengkapnya...

Simple Past Tense

Posted by Wahyu Putra On 8:40 PM 0 comments

Simple Past Tense digunakan untuk mengungkapkan suatu kegiatan atau peristiwa yang terjadi di waktu lampau.


Keterangan waktu (adverb of time) yang dapat digunakan antara lain adalah:

yesterday : kemarin

last night : semalam

last week : minggu lalu

last month : bulan lalu

last year : tahun lalu

two days ago : dua hari yang lalu

a week ago : seminggu yang lalu


Positive Sentence

Rumus:

S + V2

Verba kedua (V2) ada dua macam, yaitu:

  • Regular Verb (Verba Beraturan) --> dibentuk dari V1 + d/ed
  • Irregular Verb (Verba Tidak Beraturan) --> jenis verba ini memiliki bentuk sendiri dan perlu Anda hapalkan

Contoh kalimat:

They played basketball yesterday.

= Mereka bermain bola basket kemarin.

Played adalah verba kedua dari play. (Regular Verb)

She wrote a letter last night.

= Ia menulis surat semalam.

Wrote adalah verba kedua dari write. (Irregular Verb)


Negative Sentence

Rumus:

S + did not + V1

Contoh kalimat:

They did not (didn’t) play basketball yesterday.

= Mereka tidak bermain bola basket kemarin.

She didn’t write a letter last night.

= Ia tidak menulis surat semalam.


Interrogative Sentence

Rumus:

Did + S + V1

Contoh kalimat:

Did they play basketball yesterday?

= Apakah mereka bermain bola basket kemarin?

Did she write a letter last night?

= Apakah ia menulis surat semalam?

Selengkapnya...

To Infinitive

Posted by Wahyu Putra On 8:32 PM 0 comments

To infinitive artinya verba bentuk asal yang diberikan to di depannya, misalnya, to go, to study, to swim, to write, atau to wear.

Beberapa verba yang dapat diikuti oleh to infinitive adalah sebagai berikut:

advise : menasehati
allow : mengizinkan
agree : setuju
ask : meminta, menyuruh
beg: memohon
command : memerintahkan
compel : memaksa, mendorong
decide : memutuskan
encourage : mendorong, memberi semangat
expect : mengharapkan
forbid : melarang
force : memaksa
hope : berharap
instruct : memerintahkan
intend : bermaksud
invite : mengundang, mengajak
oblige : mewajibkan, mengharuskan
offer : menawarkan
order : memerintahkan
plan : berencana, merencanakan
pretend : berpura-pura
promise : berjanji
refuse : menolak
tend : cenderung
want : ingin
warn : memperingatkan

Di antara verba-verba itu ada yang dapat langsung diikuti oleh to infinitive dan ada juga yang didahului oleh objek (nomina/pronomina).

S + V + to infinitive

Contoh:
I want to study English.
= Saya ingin belajar bahasa Inggris.
He refused to go.
= Ia menolak pergi.

S + V + O + to infinitive

Contoh:
I want you to study now.
= Saya ingin kamu belajar sekarang.
The doctor advised him to stop smoking.
= Dokter menasehatinya untuk berhenti merokok.
She invited me to come to her house for dinner tonight.
= Ia mengundang saya datang ke rumahnya untuk makan malam nanti malam. Selengkapnya...

Conditional sentence type 3

Posted by Wahyu Putra On 8:16 PM 0 comments

if clause : past perfect tense (S + had + V3)

main clause : past future perfect (S + would have + V3)

Conditional sentence type 3 ini digunakan untuk menyatakan suatu syarat yang tidak mungkin lagi dipenuhi karena waktunya telah berlalu. Dengan kata lain, kenyataan bertentangan/berlawanan dengan keadaan di masa lampau.

Contoh:

If I had studied hard, I would have passed the exam.

(Real fact : I didn’t study hard, so I didn’t pass the exam.

Atau, I didn’t pass the exam because I didn’t study hard.)

I would have come to your house if the weather had been fine.

(Real fact : The weather wasn’t fine, so I didn’t come to your house.

Atau, I didn’t come to your house because the weather wasn’t fine.)

Selengkapnya...

Conditional Sentences (Type 2)

Posted by Wahyu Putra On 8:13 PM 0 comments

if clause : simple past tense

main clause : past future tense (S + would + V1)

Tipe ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan/keadaan yang berlawanan/ bertentangan dengan kenyataan pada saat ini. Sebenarnya syarat dalam if-clause bisa saja terpenuhi, tetapi kemungkinannya sangat kecil.

Contoh:

If you studied hard, you would pass the exam.

(Real fact : You don’t study hard.)

If I had a lot of money, I would lend you some.

(Real fact : I don’t have much money.)

Would bisa juga diganti dengan could atau might.

Contoh:

You might be successful if you tried harder.

If I had some information, I could let you know.

Selengkapnya...

Conditional Sentences (Type 1)

Posted by Wahyu Putra On 7:42 PM 0 comments

Perhatikanlah kalimat-kalimat di bawah ini!

If I have a lot of money, I will buy a new car.

You’ll pass the exams if you study hard.


Kedua contoh kalimat di atas dalam tata bahasa disebut conditional sentences (kalimat pengandaian). Conditional sentences terdiri dari dua bagian, yaitu subordinate clause (if-clause) yang merupakan pernyataan syarat dan main clause yang merupakan akibat terpenuhi atau tidaknya syarat yang terkandung dalam subordinate clause.

Conditional sentences ada tiga jenis. Berikut ini akan kita bahas satu-persatu :

if clause : simple present tense

main clause : simple future tense

Pada tipe 1 ini suatu tindakan dalam main clause akan terjadi bila syarat dalam if-clause terpenuhi.

Contoh:

If I have a lot of money, I will buy a new car.

You will master English if you study hard.


Selengkapnya...

Subjunctive dengan Wish

Posted by Wahyu Putra On 7:41 PM 0 comments

Sebagai subjunctive, kata wish ini dapat digunakan untuk menyatakan suatu keinginan atau harapan yang tidak terpenuhi.

S + wish + that* + past tense

S + wish + that* + past perfect tense

* that dapat dihilangkan.

Contoh:

I wish I had a lot of money.

(Real fact : I don’t have much money.)

I wish he could help you.

(Real fact : He can’t help you.)

He wished he had told me the truth.

(Real fact : He didn’t tell me the truth.)

Sasongko wished he hadn’t met any obstacles.

(Real fact : He met some obstacles.)

Selengkapnya...

Subjunctive dengan If only

Posted by Wahyu Putra On 7:38 PM 0 comments

Pemakaian If only sama seperti wish. Bedanya adalah kalimat yang menggunakan If only terkesan lebih dramatis.

If only + past tense

If only + past perfect tense

Contoh:

If only I were a pilot!

(Real fact : I’m not a pilot.)

If only you could tell me the answer!

(Real fact : You can’t tell me the answer.)

If only I had studied seriously!

(Real fact : I didn’t study seriously.)

If only he hadn’t told a lie!

(Real fact : He told a lie.)


Catatan:

Untuk subjunctive dengan Simple Past Tense, semua subjek menggunakan to be "were". Selengkapnya...

Subjunctive dengan As If/As Though

Posted by Wahyu Putra On 7:37 PM 0 comments

Kedua frasa ini dalam bahasa Indonesia mempunyai arti yang sama, yaitu seolah-olah atau seakan-akan. Penggunaannya pun tidak memiliki perbedaan. Jadi, keduanya bisa saling menggantikan.


as if/as though + past tense

as if/as though + past perfect tense


As if/as though diikuti past tense untuk menunjukkan suatu keadaan yang berlawanan/bertentangan dengan kenyataan sekarang. Sedangkan untuk menyatakan suatu keadaan yang berlawanan dengan kenyataan di waktu lampau, past perfect tense digunakan.


Contoh:

He acts as if he were a rich man.

(Real fact : He isn’t a rich man.)

You talk as though you knew everything.

(Real fact : You don’t know everything.)

Rina talked as if she had mastered the topic.

(Real fact : She didn’t master the topic.)

He behaved as though he had been possessed.

(Real fact : He wasn’t possessed.)


Catatan:

  • Were digunakan untuk semua subjek.
  • Kalimat-kalimat pada pola di atas selain menyatakan suatu keadaan yang berlawanan, bisa juga untuk menyatakan suatu keragu-raguan. Pada contoh pertama, misalnya, bisa juga bermakna bahwa kita tidak tahu pasti (ragu-ragu) apakah ia memang benar-benar orang kaya atau tidak.
Selengkapnya...

Subjunctive dengan Would Rather

Posted by Wahyu Putra On 7:17 PM 0 comments

Sebagai subjunctive, ungkapan ini dipergunakan untuk menyatakan suatu preference, yaitu subjek pertama lebih suka subjek kedua untuk melakukan/tidak melakukan sesuatu, namun keinginan itu tidak terpenuhi.

S1 + would rather + that* + S2 + past tense

S1 + would rather + that* + S2 + past perfect tense

* that dapat dihilangkan.

Contoh:

I would rather that he studied hard.

(Real fact : He doesn’t study hard.)

I would rather you helped her.

(Real fact : You don’t help her.)

I would rather they had played well.

(Real fact : They didn’t play well.)

I would rather Heru hadn’t done such a silly thing.

(Real fact : Heru did such a silly thing.)

Selengkapnya...

Present Perfect Continuous Tense

Posted by Wahyu Putra On 6:54 PM 0 comments

Present Perfect Continuous Tense digunakan untuk mengungkapkan suatu kegiatan/peristiwa yang telah dimulai di waktu lampau dan sekarang masih berlangsung dan akan tetap berlangsung.

Kalimat Positif

S(I/You/We/They) + have + been + V1 + ing

S(He/She/It) + has + been + V1 + ing

Contoh:

They have been studying English for 5 years.

She has been teaching English since 1997.

John has been staying in Indonesia since 10 days ago.

Kalimat Negatif

S(I/You/We/They) + have + not + been + V1 +ing

S(He/She/It) + has + not + been + V1 + ing

Contoh:

They haven’t been studying English for 5 years.

She hasn’t been teaching English since 1997.

John hasn’t been staying in Indonesia since 10 days ago.

Kalimat Interogatif

Have + S(I/You/We/They) + been + V1 + ing

Has + S(He/She/It) + been + V1 + ing

Contoh:

Have they been studying English for 5 years?

Yes, they have. / No, they haven’t.

Has she been teaching English since 1997?

Yes, she has. / No, she hasn’t.

Has John been staying in Indonesia since 10 days ago?

Yes, he has. / No, he hasn’t.

Selengkapnya...

Komposisi Atmofer tiap Planet

Posted by Wahyu Putra On 3:43 PM 0 comments

Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Komposisi dari atmosfertiap-tiap planet berbeda-beda. Bahkan ada planet yang tidak mempunyai atmosfer. Berarti di planet tersebut tidak dimungkinkan adana kehidupan. Komposisi atmosfer dari tiap planet beserta pluto yakni :

MERKURIUS: tidak mempunyai atmosfer
VENUS: 96% CO2; 3,5% N2; 0,4% Ar; 0,05% O2
B U M I: 78% N2; 21% O2; 0,93% Ar; 0,03% CO2
MARS: 95% CO2; 3% N2; 1,6% Ar; 0,2% O2
YUPITER: 90% H2; 10% He
SATURNUS: 97% H2; 3% He
URANUS: 83% H2; 15% He; 2% CH4
NEPTUNUS: 74% H2; 23% He; 3% CH4
PLUTO: tidak mempunyai atmosfer


Selengkapnya...

Bahasa Inggris SMP Kelas 1 SMP

Posted by Wahyu Putra On 5:18 PM 0 comments

Bahasa Inggris

Kelas : 7
Pengarang : Th. Kumalarini , Achmad Munir , Slamet Setiawan
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun : 2008


Untuk Login
Username: prsekolah
Password : prsekolah
Selengkapnya...

Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas : 8
Pengarang : A.T. Sugeng Priyanto Djaenudin Harun
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun : 2008
Selengkapnya...

Bahasa Inggris SMP Kelas 1 SMP

Posted by Wahyu Putra On 5:18 PM 0 comments

Bahasa Inggris

Kelas : 7
Pengarang : Th. Kumalarini , Achmad Munir , Slamet Setiawan
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun : 2008


Untuk Login
Username: prsekolah
Password : prsekolah
Selengkapnya...

Ilmu Pengetahuan Sosial 1 - Buku Elektronik

Posted by Wahyu Putra On 5:04 PM 0 comments

Ilmu Pengetahuan Sosial 1

Kelas : 7
Pengarang : Didang Setiawan
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun : 2008


Untuk Login
Username: prsekolah
Password : prsekolah
Selengkapnya...

Meditation Music

Program Tanam 1000 Blogs

Murid terlambat disuruh pulang. Guru terlambat dibuka dengan lapang. Tanya kenapa ?

Blog Archive

Supported Link